Layanan aplikasi berbasis short message services (SMS) akan makin beragam, seiring dengan kebutuhan para operator telepon bergerak untuk terus meningkatkan layanan. Operator berusaha menyediakan berbagai aplikasi untuk mempertahankan pelanggan, sekaligus meningkatkan penetrasi pelanggan. Demikian Kitty Foo, Regional Marketing Manager SmartTrust, perusahaan penyedia solusi infrastruktur untuk mobile e-services kepada Koran Tempo di Jakarta belum lama ini. Foo mengatakan, layanan-layanan yang dapat diberikan operator kepada pelanggannya antara lain berupa mobile-banking dan pembayaran secara mobile, layanan pencarian lokasi, penambahan pulsa secara otomatis untuk kartu prabayar, infotainment, roaming management, dan mobile-commerce. Operator telepon bergerak, kata Foo, perlu melakukan hal itu jika ingin mempertahankan pelanggan tetapnya dan meningkatkan penetrasi pelanggan. Jika tidak, dikhawatirkan mereka akan tertinggal dari operator lain yang menyediakan layanan tersebut dan pelanggan akan berpindah ke operator lain. Sebagai contoh, jika segmen pelanggannya kebanyakan remaja, operator dapat menyediakan beberapa aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan remaja. Misalnya infotainment berupa games atau info tentang dunia hiburan, yang dapat di-download langsung dari situs web. Pelanggan cenderung untuk mencari sesuatu yang baru dan lebih nyaman. Bahkan jika memungkinkan, melakukan segala hal hanya melalui telepon bergeraknya. "Contohnya, jika kita bepergian ke satu tempat dan butuh bertransaksi dengan bank, cukup dengan aplikasi mobile-banking sudah bisa terjadi transaksi," kata Foo.
Menurut dia, ke depan operator telepon bergerak tidak hanya menjadi penyedia layanan berupa data melalui SMS saja, tapi akan mengembangkan layanan dengan basis SMS. Yang akan membedakan layanan tersebut adalah penggunaan SMS dengan basis key words atau SMS dengan basis browser. Untuk SMS dengan basis key words, pengguna harus menjalankan perintah berupa kata-kata yang diberikan operator melalui SMS saat mengoperasikan layanan tersebut. Sedangkan untuk SMS dengan basis browser, pengguna tinggal menjalankan perintah di dalam menu browser yang tersedia di dalam telepon seluler. "Ke depan, yang akan menjadi tren adalah SMS browser dengan menggunakan menu, karena bisa lebih cepat dan orang tidak perlu mengingat banyak kata," katanya.
Foo menjelaskan, aplikasi dengan basis SMS akan menjadi pasar yang potensial bagi para operator untuk meningkatkan pelanggannya dibandingkan dengan pemanfaatan aplikasi melalui situs web. Penyebabnya, pertumbuhan situs web tidak secepat SMS karena untuk menggunakan internet orang harus membangun backbone dulu. Selain itu, kini orang mulai mengenal dan akrab dengan penggunaan SMS. Jadi aplikasi apapun yang dibangun melalui SMS, diperkirakan tetap akan tumbuh. Sementara infotainment akan menjadi aplikasi berbasis SMS yang paling diminati di Indonesia. Selain itu, aplikasi m-commerce juga akan diminati karena sebelumnya sudah ada layanan m-banking dari dua operator.
Pengguna telepon bergerak di Indonesia, kata Foo, akan membutuhkan aplikasi-aplikasi melalui telepon bergerak, sesuai dengan kebutuhan untuk selalu berkomunikasi terutama di kota-kota besar. Apalagi jumlah pelanggan telepon bergerak diperkirakan akan mengalahkan pelanggan telepon tetap (fixed line), yang dapat meningkatkan kebutuhan aplikasi dari telepon bergerak. laksmi nurwandini.
B. Penggunaan Aplikasi Handphone dan Layanan Akses Internet
Komunikasi adalah sebuah proses interaksi. Ada upaya untuk berhubungan dari satu pihak ke pihak lainnya. Awalnya berlangsung sederhana. Dimulai dengan keinginan seseorang untuk mencari atau menyampaikan pesan, menggunakan bahasa, visual, suara, atau tulisan. Sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan informasi yang menuntut kecepatan dan akurasi, membuat komunikasi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Ketersediaan fasilitas dan perangkat komunikasi modern, telah menjadikan dunia seakan tak ada batas lagi. Tren pun terus berkembang. Alat komunikasi, seperti ponsel, dituntut tidak hanya berfungsi sekedar bertukar suara, tapi harus juga mampu melakukan videophone, browsing, konferensi jarak jauh, atau tukar menukar data berukuran besar dalam waktu singkat.
Kehadiran HSDPA dari jalur seluler GSM memang sanggup menepis mimpi buruk internet lelet. Berbekal bandwith hingga 3,6 megabits per detik (mbps), teknologi 3,5G ini meninggalkan pendahulunya. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 kbps. Penerusnya, EDGE yang juga dikenal dengan 2,75G, mentok di 150 kbps. Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 kbps. Tak mengherankan jika HSDPA segera menjadi idola baru operator telekomunikasi di Indonesia. Teknologi nirkabel pita lebar ini menjadi tumpuan untuk mendongkrak jumlah pengguna internet pita lebar di Indonesia. Indosat memelopori layanan ini pada penghujung tahun silam, lalu disusul oleh XL. Keduanya sama-sama menawarkan HSDPA sebagai paket akses data supercepat. Mereka juga menyediakan kartu data PCMCIA dan modem USB yang kompatibel dengan HSDPA. Belakangan, awal April lalu, Telkomsel ikut mengusung akses data via HSDPA. Mereka mengklaim kecepatan akses datanya sampai 3,2 mbps atau 10-40 kali lebih cepat dari koneksi dial up internet biasa. Sasaran mereka adalah 4,5 juta pelanggan Telkomsel GPRS.
Tak hanya operator GSM yang siap bertanding di pasar akses data cepat. Operator CDMA juga punya unggulan. Mereka punya CDMA 2001x EV-DO (Evolution Data Optimized) berkecepatan 2,4 mbps. Hadirnya tiga layanan data berbasis HSDPA dan tak lama lagi EVDO tentu saja menguntungkan calon pelanggan. Sebab ketiganya berlomba menawarkan paket data dan tarif semenarik mungkin. Tarif yang semakin murah diharapkan bisa menggaet minat pelanggan yang butuh akses data cepat tapi ekonomis. Dampak positif kehadiran layanan ini juga terlihat pada penurunan drastis layanan internet kabel pita lebar (ADSL) Telkom Speedy dan Indosat Mega Media (IM2). Awal April lalu, tarif Speedy terpotong hingga lebih dari 50% dari tarif awal Rp 2 juta per bulan. Bahkan tarif IM2 yang mencapai Rp 5 juta per bulan dipotong hanya menjadi Rp 750.000 per bulan. Selain tarif, salah satu kunci sukses HSDPA adalah keberadaan peranti pendukung. Makanya, setiap vendor berupaya mencari dan mengenalkan ke publik peranti apa saja yang kompatibel.
Teknologi ponsel juga memudahkan kita dalam berkomunikasi, kita tidak lagi harus bertatap muka apabila ingin berbicara, kia bisa menggunakan ponsel untuk menelpon, sms, bahkan videocall. Jangankan untuk kegiatan sehari-hari, pada saat hari raya idul fitri saja contohnya, kita dengan mudah telpon atau sms untuk mengucapkan maaf lahir batin apabila kita tidak sempat berkunjung, kurang afdol memang, tapi setidaknya kita telah dimudahkan dengan cara itu.
Dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin cepat dan canggih, sebagai masyarakat atau konsumen harus mampu menyikapi dengan cermat, jangan sampai mendapatkan kerugian gara-gara menggunakan teknologi tinggi hanya karena ikut-ikutan saja atau gaya-gayaan semata. Terutama saat ingin membeli ponsel baru, itu juga harus disesuaikan dengan kebutuhan, jangan membeli ponsel karena sedang trendnya, padahal belum menguasai benar cara pengoprasiannya, dan yang terjadi justru akan mubadzir sebab tidak dapat menggunakan fasilitas yang terdapat dalam ponsel tersebut. Yang perlu diketahui, harga ponsel yang telah menggunakan teknologi tinggi masih mahal, sehingga perhatikan pula budget anda dan jangan memaksakan .
Dampak positif penggunaan aplikasi Handphone adalah :
1. Semakin mudah dan cepatnya manusia dalam berkomunikasi;
2. Semakin murah dalam berkomunikasi;
3. Mudah berkomunikasi dalam jarak jauh;
4. Semakin berkembangnya bisnis ponsel;
5. Semakin berkembangnya bisnis yang menghubungkan dengan teknologi ponsel seperti kuis SMS;
Dampak positif penggunaan layanan akses internet adalah :
1. kita dapat menyelesaikan pekerjaan dengan semakin mudah dibantu perangkat teknologi yang semakin berkembang dan mudah digunakan.
2. kita dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan fasilitas e-mail,chat,sampai komunikasi secara langsung (pembicaraan) sekalipun melalui internet.
3. munculnya bermacam macam komunitas dari internet itu sendiri.
4. kita dapat dengan mudah mencari informasi yang kita butuhkan. apalagi dengan adanya bantuan web search engine seperti google search/yahoo searh dsb.
5. kita dimungkinkan berbelanja melalui media internet.
6. seiring berkembangnya bahkan internet dapat kita akses di genggaman tangan kita sendiri yaitu dengan media handphone ini sangat positif karena akses internet dapat kita lakukan dengan mudahnya serta dengan tarif yang relatif sangat murah pula.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar